Daftar Bunga Langka Yang Hidup di Indonesia, Yuk Rawat!

Semesta kita memang dilengkapi dengan puluhan bahkan ratusan ribu tanaman serta tumbuhan. Apalagi, di daerah tropis dengan lingkungan iklim yang kondusif serta di negara yang terkenal dengan keanekaragaman hayatinya.

Tanaman langka sebagai tanaman yang indah sekaligus terancam populasinya. Ada beberapa jenis tanaman langka yang ada di Indonesia.

1.Kantong Semar

Kantong Semar

Kantong semar merupakan tumbuhan karnivora yang banyak tumbuh liar di hutan Kalimantan. Kantong semar juga merupakan tanaman yang mulai langka keberadaannya.

Di Kalimantan sendiri hingga saat ini terdapat 31 jenis Nepenthes atau Kantong semar yang ditemukan pertama kali oleh J.P Breyne pada tahun 1689.

Di Indonesia sendiri sebutan untuk tumbuhan ini berbeda antara satu tempat dan tempat lainnya. Hingga saat ini terdapat 103 jenis kantong semar yang sudah dipublikasikan.

Kantong semar masuk dalam kategori karnivora karena ia memakan serangga melalui ujung kantongnya. Tanaman yang dikenal juga sebagai tanaman karnivora karena sifatnya yang aktif dan dilengkapi dengan berbagai perangkap yang dimilikinya.

Kantong semar hidup di hujan tropik dataran rendah, hutan pegunungan, padang savana, hutan gambut, hutan kerangas, dan gunung kapur. Berdasarkan ketinggian tempat tumbuhnya, kantong semar terbagi menjadi kantong semar dataran tinggi, menengah dan dataran rendah. Selain itu tumbuhan ini juga sering ditemukan di rumah orang yang daftar situs judi slot online terpercaya sehingga sering dapat jackpot dan menjadi kaya raya.

Ciri-ciri kantong semar dilengkapi dengan Dua lembar daun, seperti berengsel, ditutupi bulu-bulu halus sangat sensitif yang mampu mendeteksi keberadaan segala sesuatu, bahkan semut sekalipun yang akan menutup setelah objek berada dalam cakupannya.

2.Raflesia Arnoldi

Raflesia Arnoldi

Rafflesia Arnoldi merupakan tanaman langka dengan ciri khasnya yang berbintik-bintik, bunga kemerah-merahan ini dikenal juga sebagai bunga terbesar di dunia dalam hal diameter (Diameter terbesar yang pernah tercatat adalah 105 cm dengan berat mencapai 11 kilogram).

Rafflesia Arnoldi kemudian dikelompokkan ke dalam keluarga Euphorbiaceae. Lebarnya mencapai hingga 2 meter dengan berat sekitar 15- 24 pounds. Meski memiliki bentuk yang menarik namun bunga ini mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Karenanya tanaman ini kemudian lebih dikenal sebagai bunga bangkai. Tujuan bau tersebut adalah jika kebanyakan bunga dibantu penyerbukannya oleh kupu-kupu, maka bunga Rafflesia dibantu oleh lalat.

Bau ini dimanfaatkannya untuk mengundang lalat datang sehingga membantu pelestarian tanaman spesies ini.

Raflesia sendiri bertahan hidup dengan cara mengambil makanan dari pohon inang. Sebab tidak memiliki akar sejati, hanya akar semu yang berguna untuk menempel dan menyerap nutrisi dari pohon inang.

Jika penyerbukan berhasil terjadi, bunganya kemudian akan berubah menjadi buah yang berbentuk bulat dengan diameter sekitar 12 -15 cm.

Buah ini mengandung banyak biji dan disukai oleh tupai dan tikus hutan. Kedua hewan inilah yang kemudian akan membantu penyebaran biji Rafflesia Arnoldii sehingga dapat tumbuh di tempat-tempat lain di hutan.

Tumbuhan ini hanya dapat hidup di tipe hutan hujan. Raflesia dilindungi oleh PP Nomor 7 Tahun 1999 dan hanya mekar dalam waktu tiga hari sampai seminggu.

3.Bunga Bangkai / Amorphophallus

Bunga Bangkai / Amorphophallus

Sering dianggap sama, namun sebenarnya berbeda adalah bunga bangkai dan Rafflesia Arnoldi. Jika bunga rafflesia memiliki nama latin Rafflesia maka bunga bangkai, memiliki nama latin Amorphophallus.

Beberapa rafflesia yang ditemukan di Sumatera, diantaranya Rafflesia hasselti, Rafflesia bengkuluensis, Rafflesia arnoldii, dan Rafflesia gadutensis.

Jenis bunga bangkai yang paling terkenal di Indonesia diantaranya Amorphophallus titanum, selain itu ada Amorphophallus muelleri, Amorphophallus variabilis, dan Amorphophallus gigas.

Nama latin dari bunga bangkai yaitu Amorphophallus titanum yang merupakan bunga raksasa unik. Karena mengeluarkan bau yang seperti bangkai, ia kemudian dinamakan bunga bangkai. Adanya bau busuk ini digunakan oleh bunga untuk mengundang kumbang agar dapat membantu penyerbukan.

Ciri-ciri bunga bangkai adalah tingginya yang mencapai 4 meter, sungguh berbeda dengan rafflesia yang melebar ke samping. Bunga bangkai dapat  memiliki tinggi mencapai 2,5 meter, dengan lebar 1,5 meter saat mekar. Bunga raksasa dilengkapi dengan tonggol (spadix), atau bagian menjulang tinggi ke atas.

Bagian pelindungnya yang mekar disebut braktea. Saat mekar bagian luar berwarna putih Mahkota memiliki warna merah muda Mekar selama 7 hari setelahnya mati atau dapat tumbuh kembali Berbunga dengan rentang waktu lima tahun sekali.

Habitat aslinya adalah Hutan Sumatera namun kini dilestarikan di Bandung tepatnya di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda.

Nah, itulah beberapa bunga langka yang terdapat di Indonesia. Yuk kita jaga.

Artikel yang Direkomendasikan