Tanaman Hias Tersehat dan Terbaik Untuk Dirawat di Dalam Ruangan

Rumah biasanya dianggap sebagai tempat untuk menghirup udara segar setiap harinya. Ternyata, udara di dalam rumah juga tak kalah kotor dengan udara di luaran sana.

Karena, senyawa dari perabotan, debu, hingga pembersih juga bisa memperburuk kualitas udara di dalam rumah para agen judi slot online terpercaya.

Jika dibiarkan, maka hal itu bisa membahayakan kesehatan kalian loh. Karena itulah, akan lebih baik jika kalian meletakkan tanaman hias di rumah kalian.

Selain membersihkan udara rumah, tanaman hias juga terus menggantikan oksigen alami ke dalam rumah. Anggap saja air filter alami.

Namun, tak semua tanaman hias bisa kalian pilih agar tahan lama. Nah, untuk mempermudah, di bawah ini kami akan berikan rekomendasinya untuk kalian.

1. Lili Paris/Spider plant (Chlorophytum comosum)

Lili Paris/Spider plant (Chlorophytum comosum)

Tanaman hias pertama yang kami rekomendasikan adalah spider plant atau secara harafiah diterjemahkan sebagai “tanaman laba-laba”. Percayakah kamu kalau kami bilang tanaman ini tumbuh secepat gerakan laba-laba?

Diletakkan ke dalam pot, spider plant dapat menambah aspek estetika pada ruangan rumah. Dalam beberapa kasus, spider plant dapat memekarkan bunga putih yang cantik. Ramah untuk anak-anak dan hewan peliharaan di rumah, tanaman ini aman dan tidak beracun.

Khasiatnya, spider plant dapat menyerap polutan kimiawi seperti formalin dan xilena/xylene. Perawatannya pun mudah dan tidak makan waktu, cukup sirami dengan air yang cukup 2-3 kali seminggu.

2. Dragon tree (Dracaena draco)

Dragon tree (Dracaena draco)

Dapat ditemukan di Afrika, Asia Selatan hingga Australia Utara, dragon tree atau pohon naga (Dracaena drago) juga direkomendasikan untuk diletakkan di dalam rumah karena dapat menyerap debu.

Dengan daunnya yang panjang dan dengan tepian warna-warni, Dracaena bisa mempercantik ruangan dan kamarmu.

Selain formalin dan xylene, Dracaena juga menyerap toluena, benzena, dan trichloroethylene. Beracun untuk hewan, jika kamu memiliki hewan peliharaan seperti kucing, jangan sampai mereka mendekati tanaman ini!

Dapat hidup di area minim cahaya, jangan terlalu sering menyiram Dracaena karena bisa cepat layu. Jaga agar tanah dalam vas tetap lembap!

3. Tanaman karet/Rubber plant (Ficus elastica)

Tanaman karet/Rubber plant (Ficus elastica)

Sering ditemukan di Asia Selatan, tanaman karet atau rubber plant (Ficus elastic) termasuk ke dalam daftar ini. Uninya, rubber plant memiliki akar yang naik ke atas dan merambat ke batang tanaman, menghasilkan tampilan yang estetis.

Selain senyawa-senyawa polutan sebelumnya, rubber plant juga menyerap senyawa karbon monoksida. Sama seperti dragon tree, jangan biarkan hewan peliharaan seperti kucing atau anjing dekat-dekat ke tanaman ini karena beracun.

Perawatan rubber plant pun mudah. Siram secukupnya dan jaga tanah dalam vas tetap lembap, apalagi saat musim panas. Bila daun sudah lebat, pangkas dan rapikan agar keindahannya tetap terjaga.

4. Sri rezeki/Chinese evergreens (Aglaonema)

Sri rezeki/Chinese evergreens (Aglaonema)

Selanjutnya, kamu dapat mempertimbangkan menaruh tanaman sri rezeki atau chinese evergreen (Aglaonema) di rumah. Dengan daun lebar dengan corak perak di tengahnya dan terlihat bergelombang, sri rezeki dianggap ampuh menangkal polutan-polutan sebelumnya.

Dapat ditempatkan di area minim cahaya, tanaman ini hanya cukup disiram sekali seminggu, atau saat kondisinya kering agar tidak layu. Justru, jika ditempatkan di tempat yang terpapar sinar matahari, daun sri rezeki bisa berubah kuning dan layu!

5. English ivy (Hedera helix)

English ivy (Hedera helix)

Terlepas dari namanya, English ivy atau Hedera helixdatang dari benua Eropa dan Asia Barat, bukan Inggris! Ditempatkan di dalam rumah, English ivy dapat membersihkan udara rumah dari segala senyawa kimiawi yang berbahaya.

Tidak semua English ivy dapat hidup tanpa cahaya. Tergantung jenisnya, English ivy dapat membutuhkan paparan cahaya Matahari di dekat jendela hingga paparan sinar yang minim di sudut ruangan.

Cukup siram English ivy beberapa kali agar kelembapannya tetap terjaga. Untuk manusia dan hewan peliharaan, berhati-hatilah dengan English ivy. Getah dari tanaman ini dapat mengakibatkan dermatitis jika tersentuh langsung, apalagi jika kamu memiliki kulit sensitif.

Nah, itulah beberapa rekomendasi tanaman hias yang bisa kalian letakkan di dalam ruangan. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

Artikel yang Direkomendasikan